Telkom Tanggapi Rencana BGN Tempati Graha Merah Putih, Begini Nasib Karyawan
--
FISHERYSKILL ID – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai tanggapan Telkom atas usulan Graha Merah Putih Telkom dipilih menjadi markas BGN yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!
Rencana Badan Gizi Nasional (BGN) menggunakan Graha Merah Putih sebagai kantor baru mendapat tanggapan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Gedung yang berada di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, tersebut selama ini menjadi salah satu lokasi operasional Telkom.
Rencana perpindahan kantor BGN sebelumnya disampaikan Kepala BGN Sudaryono dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI pada Kamis (3/9/2026). BGN disebut sedang berkoordinasi dengan Danantara dan menargetkan perpindahan dari kantor di kawasan Kebon Sirih ke Graha Merah Putih dalam waktu sekitar satu hingga dua bulan.
Baca juga: BGN Pilih Gedung Bersejarah Graha Merah Putih Telkom Jadi Markas, Ini Dia Jadwal Pemindahannya
Menanggapi kabar tersebut, Telkom melalui Direktur Utama PT Telkom Landmark Tower, Suratman, menjelaskan bahwa penataan ruang kerja merupakan bagian dari konsolidasi dan efisiensi yang tengah dilakukan di lingkungan TelkomGroup. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset properti perusahaan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program konsolidasi dan efisiensi ruang kerja yang sudah berjalan di lingkungan TelkomGroup. Kami memastikan seluruh proses perencanaan hingga eksekusinya tidak akan mengganggu kelancaran operasional layanan kepada pelanggan, serta tidak berdampak pada hubungan kerja karyawan,” tutur Suratman dalam keterangan resminya, Kamis (3/9/2026).
Dengan adanya penataan tersebut, karyawan Telkom yang sebelumnya berkegiatan di Graha Merah Putih akan dialihkan ke gedung Telkom lain yang berada di sekitar lokasi. Sudaryono sebelumnya menyebut gedung yang akan digunakan para pegawai Telkom berada di belakang Graha Merah Putih dan memiliki bangunan yang lebih tinggi.
Baca juga: LAGI! 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Diduga Keracunan MBG, Alami Gangguan Pencernaan Parah
Telkom juga memastikan perpindahan maupun penataan ruang tidak akan mengganggu aktivitas bisnis perusahaan. Operasional layanan kepada pelanggan tetap menjadi prioritas selama proses konsolidasi berlangsung.
Selain karyawan, keberadaan para penyewa atau tenant di kawasan gedung juga menjadi perhatian. Manajemen Telkom Landmark Tower menyatakan hubungan kerja sama dengan tenant tetap akan dijalankan secara tertib dan mengacu pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Sementara itu, dari sisi BGN, penggunaan Graha Merah Putih dilakukan karena kebutuhan ruang kerja yang semakin besar seiring perkembangan lembaga. Sudaryono menyebut BGN membutuhkan kantor yang lebih representatif untuk menunjang kegiatan operasionalnya.
Skema pemanfaatan gedung tersebut juga masih dalam tahap pembahasan. Sudaryono sebelumnya menyampaikan kemungkinan adanya biaya sewa karena Graha Merah Putih merupakan aset yang digunakan melalui pengaturan antarentitas pemerintah.
Sampai artikel ini dirilis, proses pemindahan belum dilakukan karena BGN masih menyelesaikan koordinasi dengan Danantara dan pihak terkait. Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, kantor BGN di Graha Merah Putih ditargetkan mulai digunakan dalam satu hingga dua bulan mendatang.
Itulah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!