Wednesday 2nd of September 2026

HEBOH! Mayat Wanita Terbungkus Kardus Ditemukan di Ciparay Bandung, Kapolsek Ciparay Selidiki Kasusnya

HEBOH! Mayat Wanita Terbungkus Kardus Ditemukan di Ciparay Bandung, Kapolsek Ciparay Selidiki Kasusnya

--

FISHERYSKILL ID – Penemuan mayat wanita dibungkus kardus di pinggir Jalan Terusan Suryani, Kecamatan Babakan Ciparay, Kabupaten Bandung. Korban diperkirakan berusia 30 tahun.

"Mayat tersebut perempuan, diperkirakan berusia 30 tahun," ujar Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan dilansir detikJabar, Selasa 1 September 2026.

Mayat tersebut ditemukan pada pukul 11.00 WIB. Polisi menyebut jenazah diduga kuat adalah korban pembunuhan. "Ya, hasil penyelidikan awal serta olah TKP di lokasi diduga ini ada upaya dari pembunuhan, namun demikian kita masih melakukan penyelidikan dari titik awal TKP," tuturnya.

Baca juga: Koko Seto Bayu Aji Siapa? Dancer Sound Horeg Viral Asal Kediri, Ternyata Anggota PSHT!

Jenazah korban saat ini tengah dievakuasi kemudian diautopsi ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung. Kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian. "Identitas belum, masih dalam penyelidikan," ungkap Kurniawan.

Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Kurniawan menjelaskan bahwa jasad perempuan tersebut ditemukan di wilayah RW 05, Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, sekitar pukul 11.00 WIB. “Telah ditemukan sesosok mayat yang terbungkus oleh kardus,” ujar Kurniawan di Bandung, Selasa.

Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebagai upaya mengumpulkan barang bukti dan petunjuk mengenai penemuan jasad. Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polrestabes Bandung turut melakukan pemeriksaan di lokasi.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan olah TKP, polisi menduga perempuan tersebut merupakan korban pembunuhan. Akan tetapi, penyidik masih mendalami lokasi awal terjadinya peristiwa serta rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia.

 

Polrestabes Bandung juga menghadirkan Tegar, sopir ekspedisi yang diduga sempat membawa jasad bersama pelaku. Tegar mengaku mendapat pesanan dari pelaku untuk membawa dus berisi mayat tersebut melalui aplikasi jasa ekspedisi. Akan tetapi, awalnya Tegar mengaku tidak mengetahui isi dalam dus yang dibawa oleh pelaku.

Baca juga: Lebih dari 500 Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam Keracunan MBG, Evakuasi Terus Berlanjut

Ia mengaku hanya dimintai untuk mengangkat dus tersebut, kemudian mengantarkan ke wilayah Kopo dari Jalan Terusan Suriyani. "Waktu naikin kan saya belum curiga itu ya. Jadi, saya bantu kayak sedikit ngangkat buat naikin," ungkap Tegar, sopir ekspedisi.

Tegar menjelaskan, usai dus tersebut dinaikkan ke mobil pick up miliknya, ia bersama pelaku SDS lalu jalan ke titik pengantaran. Namun belum begitu jauh, Tegar mencium bau yang sangat menyengat. Korban diperkirakan berusia sekitar 30 tahun. Sampai saat ini polisi belum mengetahui identitas perempuan tersebut serta masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap jati diri korban.

Kurniawan mengungkapkan bahwa dari pemeriksaan awal belum ditemukan luka luar pada tubuh korban. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung untuk menjalani autopsi.

Autopsi diharapkan dapat memberikan petunjuk terkait penyebab kematian serta kondisi korban sebelum meninggal. Hasil pemeriksaan medis tersebut juga akan menjadi bagian dari bahan penyidikan polisi.

Baca juga: Alasan Audi Marissa dan Anthony Xie Cerai Terungkap! Kuasa Hukum Ungkap Sudah Layangkan Surat Gugatan ke Pengadilan Negeri Jaksel

Polisi masih mengumpulkan barang bukti dan petunjuk dari lokasi penemuan serta mendalami titik awal terjadinya peristiwa. Penyelidikan dilakukan guna mengungkap identitas korban, penyebab kematian, serta kemungkinan adanya tindak pidana dalam kasus tersebut.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST