Cetak Sejarah Baru, Ivan Gunawan Terima Piagam Rekor MURI di Jakarta dengan Koleksi Batik Sekar Jagat Madura
--
FISHERYSKILL ID - Desainer kondang Ivan Gunawan mengaku terkejut dan terharu saat pameran instalasi modenya diganjar penghargaan oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan sebagai pameran busana imersif pertama di Indonesia tersebut rupanya didaftarkan secara diam-diam oleh tim kreatifnya tanpa sepengetahuan sang perancang busana.
Penghargaan bergengsi dengan nomor piagam 12844/R.MURI/VIII/2026 tersebut diserahkan secara resmi di Jakarta pada Minggu, 9 Agustus 2026. Pencapaian ini mencatatkan rekor khusus sebagai pameran busana imersif pertama di Indonesia yang berbasis corak batik tradisional Sekar Jagat Madura.
Baca juga: Siap-Siap Rekening Gemuk! Mudah dan Cepat, Begini Cara Cek PIP Kemendikdasmen Agustus 2026
Baca juga: Bos Gendut Bandar Besar Narkoba Kampung Bahari Resmi Ditangkap Saat Sedot Lemak
Pameran tunggal yang mengantarkan Ivan Gunawan meraih rekor MURI ini mengusung tajuk "Nusanova 2.0: Sekar Jagat". Gelaran seni kontemporer tersebut diselenggarakan selama tujuh hari berturut-turut di galeri seni D'Gallerie yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan.
Selama sepekan penuh pembukaan pameran, antusiasme masyarakat tercatat sangat luar biasa hingga menembus angka total 2.253 pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk para pelaku industri mode, kolektor kain tradisional, hingga masyarakat umum.
Menariknya, pria yang akrab disapa Igun ini mengaku sama sekali tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut dari tim MURI. Proses pendaftaran, penyusunan berkas, hingga pengajuan makalah riset ke pihak perwakilan MURI rupanya diinisiasi secara rahasia oleh salah satu anggota tim kreatifnya yang bernama Anjos.
Kejutan manis tersebut diakui Ivan sempat membuatnya merasa sangat terharu dan bangga ketika piagam penghargaan rekor dunia itu mendadak diserahkan di tengah-tengah jalannya rangkaian acara pameran.
Baca juga: VIRAL Rumah Retak Akibat Pembangunan Pakuwon Semarang Warga Masih Tunggu Ganti Rugi Sampai Kini
Baca juga: Asep Ayam dan Imam Bawang Siapa? Konten Siapa Cowo Paling Ganteng di Pasar Viral di TikTok
Konsep imersif yang diusung membuat pameran tidak hanya memajang pakaian jadi (couture) sebagai objek pandang biasa. Ruang pameran dirancang memadukan kain tradisional, struktur instalasi, narasi budaya, elemen visual, serta pencahayaan khusus guna memberikan pengalaman multisensori yang mendalam bagi pengunjung.
Melalui seri koleksi tahun keduanya ini, Ivan sengaja membawa motif batik Sekar Jagat khas Madura agar naik level ke ranah fesyen eksperimental global. Ia juga sengaja membuka akses pameran seluas-luasnya agar dapat dinikmati oleh para pelajar, mahasiswa fesyen, serta anak-anak SMK sebagai sarana literasi budaya gratis.
Konsep seni imersif kontemporer yang diusung dalam pameran "Nusanova 2.0" ini menyuguhkan pengalaman multisensori yang mendalam bagi setiap pengunjung. Ivan tidak sekadar memajang koleksi pakaian siap pakai atau gaun mewah di atas maneken biasa.
Ruang galeri dirancang sedemikian rupa dengan memadukan unsur kain batik tradisional, struktur instalasi artistik, narasi sejarah kebudayaan, proyeksi elemen visual digital, serta pengaturan tata cahaya khusus. Kombinasi tersebut membuat pengunjung seolah-olah masuk ke dalam dimensi dunia batik yang hidup dan dinamis.
Melalui pameran ini, Ivan Gunawan mengemban misi besar untuk mengedukasi masyarakat luas mengenai keluhuran wastra Nusantara, khususnya keunikan motif batik Sekar Jagat khas pulau Madura. Ia sengaja membuka pameran instalasi seni mode kontemporer tersebut secara gratis agar dapat diakses seluas-luasnya oleh khalayak umum.
Gelaran ini pun banyak dimanfaatkan oleh kelompok pelajar, mahasiswa jurusan mode dan desain, hingga siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tata busana sebagai sarana literasi budaya dan wadah belajar gratis langsung dari sang maestro industri mode tanah air.