Friday 4th of September 2026

LAGI! 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Diduga Keracunan MBG, Alami Gangguan Pencernaan Parah

LAGI! 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Rembang Diduga Keracunan MBG, Alami Gangguan Pencernaan Parah

--

FISHERYSKILL ID – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai keracunan MBG di SMAN 1 Lasem Rembang yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Sebanyak 777 orang yang terdiri atas siswa dan guru SMAN 1 Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari jumlah tersebut, 752 merupakan siswa dan 25 lainnya adalah guru. Keluhan yang muncul di antaranya diare, mual, hingga muntah.

Peristiwa tersebut diketahui pada Kamis (3/9/2026) pagi. Kondisi para siswa dan guru yang mengalami keluhan secara bersamaan membuat kegiatan belajar mengajar terganggu. Pihak sekolah kemudian melakukan pendataan terhadap warga sekolah yang mengalami gejala dan mengambil langkah untuk memulangkan siswa lebih awal.

Baca juga: Link Video Teh Pucuk Viral 12 Menit Full HD, Buruan Download Sebelum Dihapus Admin!

Dugaan sementara mengarah pada makanan MBG yang disantap sehari sebelumnya. Menu yang dibagikan pada Rabu (2/9/2026) antara lain nasi, ayam bakar, tempe atau mendoan, serta buah semangka. Pihak sekolah menyebut terdapat ayam yang kondisinya dianggap tidak layak karena terlihat berlendir ketika diperiksa.

Kepala SMAN 1 Lasem, Juhartutik, mengatakan gejala mulai terlihat setelah siswa dan guru menjalani aktivitas di sekolah.

“Akhirnya saya menyuruh agar tiap kelas didata yang mengalami diare itu. Setelah didata ada 20-31 orang dalam satu kelas. Sampai 33 kelas itu total 725 anak yang diare dan guru ada 25 orang. Kalau total jumlah murid itu ada 1.174, guru 95 orang,” ujarnya.

Banyaknya warga sekolah yang mengalami diare juga membuat fasilitas toilet tidak mampu menampung seluruh siswa. Sekolah akhirnya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengambil keputusan memulangkan siswa demi penanganan kondisi darurat.

Baca juga: Lebih dari 500 Santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam Keracunan MBG, Evakuasi Terus Berlanjut

Sementara itu, sejumlah korban mendapat perawatan di Puskesmas Lasem. Pada Kamis siang, tercatat 18 orang dari lingkungan SMAN 1 Lasem mendapatkan penanganan medis, terdiri dari 13 siswa dan lima guru. Sebagian pasien telah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik, sementara beberapa siswa masih menjalani observasi.

Kepala Puskesmas Lasem, dr. Joko Paryanto, menegaskan penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih dalam pemeriksaan.

“Kami masih mendalami terkait penyebab diare,” ujarnya. Karena itu, dugaan bahwa kejadian tersebut secara langsung disebabkan makanan MBG masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang.

Di tengah penanganan korban, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Soditan Lasem menyampaikan permintaan maaf kepada pihak sekolah, siswa, dan orang tua. Kepala SPPG Soditan Lasem, Achmad Sholeh Syarifudin, menyatakan pihaknya akan bertanggung jawab terhadap penanganan medis korban.

Baca juga: Alasan Audi Marissa dan Anthony Xie Cerai Terungkap! Kuasa Hukum Ungkap Sudah Layangkan Surat Gugatan ke Pengadilan Negeri Jaksel

“Kami meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, orang tua, dan para siswa. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan penanganan medis berjalan optimal tanpa membebankan biaya sepeser pun kepada korban,” kata Achmad.

Achmad juga memastikan insiden tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi SPPG Soditan Lasem.

“Ini menjadi momentum bagi kami untuk melakukan evaluasi total. Kami akan memperbaiki seluruh prosedur standar operasional (SOP) agar kelalaian serupa tidak pernah terulang kembali di masa depan,” tegasnya.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST