Friday 21st of August 2026

Subsidi BBM untuk Desil 10 Mulai Dikaji, Menteri Purbaya Bidik Efisiensi Anggaran

Subsidi BBM untuk Desil 10 Mulai Dikaji, Menteri Purbaya Bidik Efisiensi Anggaran

--

FISHERYSKILL ID – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai efisiensi anggaran subsidi BBM untuk desil 10 yang tidak boleh terlewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Pemerintah tengah menyiapkan langkah untuk memperbaiki ketepatan sasaran penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM). Salah satu opsi yang sedang diuji adalah membatasi subsidi bagi masyarakat yang tergolong desil 10, yakni kelompok 10 persen rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pembatasan tersebut masih berada dalam tahap persiapan. Pemerintah ingin memastikan subsidi energi lebih banyak diterima masyarakat yang memang membutuhkan, bukan memperketat kebijakan secara keseluruhan.

Baca juga: MagangHub 2026 Batch 2 Segera Dibuka! Catat Syarat dan Jadwal Pendaftarannya Agar Lolos Seleksi

Baca juga: Guru PPPK Berpeluang Beralih Menjadi PNS Tahun 2027, Pemerintah dan DPR Capai Kesepakatan

“Tidak diperketat. Cuma akan dipastikan nanti supaya tepat sasaran. Mungkin kita akan coba beberapa waktu ke depan, yang desil 10 kita batasi dulu,” ujar Purbaya, Kamis (20/8/2026).

Menurut Purbaya, langkah tersebut berpotensi mengurangi pengeluaran negara untuk subsidi BBM. Pemerintah memperkirakan efisiensi yang dapat diperoleh berada di kisaran 10 persen dari anggaran subsidi BBM.

“Nanti ada penghematan, kira-kira sepersepuluhnya,” kata Purbaya.

Rencana tersebut juga berkaitan dengan pembahasan pembatasan konsumsi Pertalite bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi lebih tinggi. Sebelumnya, pemerintah sempat membicarakan kemungkinan penerapan pembatasan terhadap kelompok kuartil 9 dan 10 secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang.

“Tadi kita membahas kemungkinan implementasi pembatasan subsidi Pertalite untuk yang tingkat atas, mungkin yang kuartil 9-10, supaya nanti, bukan sekarang, ya, beberapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap,” pungkas Purbaya.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST