Update Gempa NTT Hari Ini 16 Agustus 2026, 47 Orang Meninggal Dunia Hingga 346 Rumah Rusak
--
FISHERYSKILL ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah merilis data awal mengenai korban akibat gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Sabtu (16 Agustus 2026) pukul 18.48 WIB, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia sebanyak 47 orang.
Baca juga: Mingyu SEVENTEEN di Jakarta Hadiri Acara Pop-up Dior, Sampaikan Pesan Manis Sebelum Wajib Militer
Berton SP Panjaitan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menyatakan bahwa para korban tersebar di beberapa kabupaten: Manggarai (24 orang), Manggarai Timur (17), Sikka (3), Ngada (1), dan Ende (1).
Selain korban jiwa, petugas juga telah mengevakuasi dan memberikan penanganan medis kepada korban luka-luka.
Informasi yang dilansir dari beritasatu.com, Berdasarkan data BNPB, sebanyak 346 rumah mengalami kerusakan. Rinciannya meliputi 157 rumah rusak berat, 41 rusak sedang, dan 148 rusak ringan.
Terkait kerusakan bangunan tersebut, ia merinci totalnya menjadi 157 unit rusak berat, 41 unit rusak sedang, dan 148 unit rusak ringan.
Kerusakan juga berdampak pada fasilitas umum, termasuk 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, lima tempat ibadah, enam perkantoran, serta berbagai fasilitas umum lainnya yang tersebar di Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.
Menanggapi peristiwa tersebut, BNPB mengirimkan bantuan berupa logistik pangan dan non-pangan ke wilayah terdampak bencana. Sebagian bantuan disalurkan melalui gudang logistik di Kabupaten Flores Timur, NTT.
"Sedangkan dari Jakarta, BNPB juga mengirimkan bantuan melalui baseops TNI AU Halim Perdanakusuma. Total bantuan sebanyak 50.000 paket dengan berat 275 ton. Saat ini, bantuan untuk korban gempa NTT yang baru tiba di baseops sebanyak 10.500 paket," ujarnya.
Baca juga: Sindikat Online Scam Indonesia Desk Resmi Beroperasi, Solusi Kasus Penipuan Daring WNI di Kamboja