Thursday 13th of August 2026

VIRAL Rumah Retak Akibat Pembangunan Pakuwon Semarang Warga Masih Tunggu Ganti Rugi Sampai Kini

VIRAL Rumah Retak Akibat Pembangunan Pakuwon Semarang Warga Masih Tunggu Ganti Rugi Sampai Kini

--

FISHERYSKILL ID - Berikut ini akan kami sampaikan informasi mengenai Rumah Retak akibat Pembangunan Pakuwon yang wajib kamu tahu. Simak informasi selengkapnya yang sudah kami rangkum di sini!

Pembangunan mall Pakuwon Semarang menuai kontroversi. Diketahui bahwa baru-baru ini beberapa warga di kawasan Gombel Lama, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, mengaku terdampak pembangunan proyek Pakuwon.

Dimana terlihat jelas dampak pembangunan tersebut terhadap rumah dan lingkungan tempat tinggal mereka. Warga menyebut sejumlah rumah mengalami kerusakan, terutama berupa retakan.

Rumah Retak Akibat Pembangunan Pakuwon Semarang

Ketika dikonfirmasi, pihak Pakuwon menyebutkan bahwa mereka sudah menyiapkan perbaikan untuk rumah warga yang masuk dalam penanganan. Head General Affairs Pakuwon Group, Iful Novianto, mengatakan terdapat 19 rumah yang masuk melalui penanganan.

Tercatat dari jumlah tersebut, 14 rumah menjadi tanggung jawab Pakuwon. Survei pertama dilakukan oleh Pakuwon, sedangkan survei berikutnya melibatkan vendor yang ditunjuk untuk melakukan perbaikan. Perusahaan juga telah menyiapkan tenaga dan material untuk pengerjaan rumah.

Iful, salah satu warga terdampak mengatakan kerusakan yang ditemukan pada rumah warga secara umum berupa retakan. Namun, perbaikan tidak dilakukan sekadar dengan menutup bagian yang retak.

Baca juga: Inilah Sosok Profil Iptu La Ode Muhammad Jefri Hamzah Oknum Polres Konawe Selatan yang Positif Mengonsumsi Sabu-Sabu

Baca juga: Profil dan Biodata Aida S. Budiman Calon Deputi Gubernur Senior BI, Ini Rekam Jejak Kariernya Sejak Tahun 2014

Baca juga: Bukan Mistis, Inilah Esensi Rebo Wekasan: Momentum Meningkatkan Sedekah dan Istighfar untuk Benteng Spiritual

Walaupun demikian, Iful mengatakan komunikasi dengan warga tetap akan dibangun. Warga dapat menyampaikan persoalan melalui RT dan RW untuk kemudian diteruskan kepada pihak perusahaan.

Warga Masih Tunggu Ganti Rugi Sampai Kini

Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Ferry Kunto Aji, mengatakan pemerintah akan mengawal proses perbaikan rumah warga yang terdampak pekerjaan proyek Pakuwon.

Ia menegaskan perbaikan harus dilakukan sesuai standar teknis bangunan. “Perbaikannya harus sesuai dengan standar teknis,” ujar Ferry.

Baca juga: Resmi Dicopot! Kronologi Viral Chat WA Tio Ferdian Rahmana hingga Berujung Sanksi Tegas Instansi

Baca juga: Siapa Pacar Baru Arlida Putri? Alasan Bijak Arlida Putri Tutup Rapat Identitas Pacar Baru dari Sorotan Media

Baca juga: Bantah Rumor Perzinaan Sambil Bercanda, dr. Reza Gladys Patahkan Isu Miring yang Menyeret Dhena Devanka

Sejalan dengan hal ini, Lurah Tinjomoyo, Suratmin, mengatakan pihak Pakuwon telah merespons keluhan warga mengenai dampak pembangunan.

Pihak kelurahan, lanjut dia, juga siap memfasilitasi warga apabila masih terdapat keluhan yang perlu disampaikan kepada pihak terkait.

“Kelurahan siap memfasilitasi warga terkait keluhannya,” ujar Suratmin.

Sementara itu, pihak Pakuwon menjelaskan pekerjaan yang berlangsung saat ini masih berada pada tahap pematangan lahan. Pakuwon menyebut kondisi tanah di kawasan Gombel menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan metode pekerjaan. Perusahaan juga memasang alat pemantau pergerakan tanah atau inklinometer untuk memantau kondisi di sekitar proyek.

Sampai kini, pembangunan gedung utama belum dilakukan dan proses perizinan untuk tahap pembangunan berikutnya masih menunggu penyelesaian pekerjaan lahan serta pengujian kondisi tanah.

Dengan pembangunan yang masih berjalan, warga kini menunggu realisasi perbaikan rumah yang dijanjikan Pakuwon. Di sisi lain, tuntutan mengenai kompensasi dan tanah masih menjadi persoalan yang ingin dibicarakan warga dengan pihak terkait.

Demikianlah informasi mengenai berita yang tengah viral diantara masyarakat tanah air ini. Jadi Pastikan kamu mengikuti kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate! 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST